Jun 7, 2014

belajar mewarnai

Sedikit cerita ya, buat teman yang mungkin mau atau sudah tinggal di Padang pengen nyariin aktifitas anak selain sekolah. Ceritanya kemaren selepas pengajian disini, ngobrol-ngobrol sama Ustazah, beliau juga berlatar belakang pendidikan anak dan psikologi., beliau kagum dan mengatakan kognitif dan motorik qania bagus sekali, dia cerdas *maknya jungkir balik . Bukan karena ngelihat gambar-gambar yang diwarnai qania sebelumnya, tetapi sewaktu proses qania mewarnai, dia ngga percaya qania umurnya 3.5 tahun. Gambar atau mewarnai bukan masalah bakat juga katanya. Amin semoga selalu cerdas ya Nak.

ref blog 
Perkembangan Anak Usia Dini meliputi beberapa aspek diantaranya aspek pertumbuhan fisik dan perkembangan motorik, aspek perkembangan kognitif, aspek perkembangan sosiol emosional, aspek perkembangan bahasa, serta aspek perkembangan moral agama.

Apa yang dimaksud dengan perkembangan kognitif itu? ini saya ambil dari blog ini
Perkembangan kognitif merupakan salah satu perkembangan manusia yang berkaitan dengan pengetahuan, yakni semua proses psikologis yang berkaitan dengan bagaimana individeu mempelajari dan memikirkan lingkungannya. Drever (Kuper & Kuper, 2000) disebutkan bahwa ” kognisi adalah istilah umum yang mencakup segenap model pemahaman, yakni persepsi, imajinasi, penangkapan makna, penialain, dan penalaran”. (http://blog ‘Kognitif’ ,2010/ 11/)
Kognisi adalah konsep umum yang mencakup semua bentuk mengenal, termasuk di dalamnya mengamati, melihat, memperhatikan, memberikan, menyangka, membayangkan, memperkirakan, menduga, dan menilai.(Http// ; blog mend / 09/11/2010)

Apa yang dimaksud dengan perkembangan motorik?saya kutip blog ini

Perkembangan motorik merupakan cara tubuh untuk meningkatkan kemampuan sehingga 
performanya menjadi lebih kompleks. Perubahan ini terjadi terus menerus sepanjang siklus 
kehidupan. Perkembangan motorik mencakup dua klasifikasi, yaitu kemampuan motorik kasar 
dan kemampuan motorik halus. 

Kemampuan motorik halus adalah kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan 
fisik yang melibatkan otot kecil dan koordinasi mata-tangan. Syaraf motorik halus ini dapat 
dilatih dan dikembangkan melalui kegiatan dan rangsangan yang kontinyu secara rutin.Aktivitas 
ini termasuk memegang benda kecil, seperti manik-manik, butiran kalung, memegang sendok, 
memegang pensil dengan benar, menggunting, melipat kertas, mengikat tali sepatu, mengancing, 
dan menarik ritsleting. Aktivitas tersebut terlihat mudah, namun ternyata memerlukan latihan 
dan bimbingan agar anak dapat melakukannya secara baik dan benar. 

Jadi di taman budaya itu banyak sekali kegiatan, menari, les biola, melukis, mewarnai, pokoknya yang berbau seni. Pilihan saya jatuh ke sanggar kancil, sanggar ini lumayan lama udah  11 tahun berjalan. Kegiatannya ada menggambar, mewarnai, melukis dan membuat kerajinan tangan. Muridnya bukan cuma anak sekecil qania, mak kece kayak saya juga banyak yang ikut. Ada sekitar 2 bulan qania ikut belajar disitu sebelum berangkat ke Sydney. Sayang disini belum nemu yang model di kancil kalo ada juga pasti mahalnya selangit.

pewarnaan pertama qania


pewarnaan kedua qania.

 setelah 2 bulan belajar 8x pertemuan

 suasana belajar yang santai


Trus penting gak sih anak belajar mewarnai? halah cuma mewarnai ini kok, toh di playgroupnya
 juga ada. Buat saya jelas penting. Kenapa, Proses motorik ini melibatkan sebuah sistem pola gerakan yang terkoordinasi (otak, syaraf, otot, dan rangka) dengan proses mental yang 
sangat kompleks, disebut sebagai proses cipta gerak. Keempat unsur tersebut tidak bisa bekerja 
secara sendiri-sendiri, melainkan selalu terkoordinasi. Jadi jelas,  mewarnai itu melatih kesabaran dan motorik halus. Mulai dari kekuatan memegang drayon, mewarnai, hingga gerakan koordinasi mata dan tangan. 

Bedanya sanggar ama sekolah, toh di paud juga dikasih aktifitas ini.
Oh beda donk, di sekolah qania, guru paud tamatan paud. Belum tentu juga paham dengan seni. Di sanggar, guru, lulusan pendidikan seni rupa.
Daftarnya sekitar 50rb, kalau mau perkali datang 25rb Tapi kalo mau 2xseminggu rutin 150rb, untuk mewarnai ya. Tiap kelas berbeda. Jadi kalo kesana ngapain aja. Untuk tahap awal, kayak qania 3.5 taun dikenalkan dulu warna, dua motif muda dan tua, nah kalo anaknya udah bisa membedakan warna2 tersebut, gurunya tinggal bermain dengan warna lain. Gambar yang polos diberi tanda untuk dilanjutkan oleh anak.

Jujur saya aja nga bisa kasih warna kayak gitu, karena kombinasi warna yang bagus juga menarik perhatian anak. selanjutnya triks pewarnaan, seperti saya baru tau, kalau ngasih warna rambut misal hitam itu terakir. Yaa jadi selain anak yang belajar maknya juga sekalian. Sayang nya udah bawa banyak anak kesana buat pendaftaran baru mami ngga dapat diskon yakkkk tetap ngarep. Semoga bermanfaat ya.

4 comments:

  1. mami qania...contact person yg bisa dihubungi di sana siapa ya?hehehe

    ReplyDelete
  2. wah kalo iad mungkin contoh yang tidak suksesnya kesana ya.
    ga seperti yang iad bayangin, atau yang debi deskripsikan.
    pertama kali kesana ga terlalu ramah ato welcome sih orangnya.
    ga ada dikenalin warna-warna seperti cerita debi, dia cuma kasih kertas untuk diwarnai dan ngambil pensil warna dicorein ke kerta sambil bilang "warnai semua pake warna ini ya"
    trus ditinggal. ga diajarin teknik apalah segala macem, ga diajak ngobrol, ya begitu aja
    kalo iad yang ngeliat ngerasa kok jadi ga fun ya....
    kalo cuma begitu doang ya ngapain dong bayar mehong mending suruh warnai di rumah aja.
    mungkin orangnya lagi ga mood kali ya...
    dan lagi sifat qisthi ama qania emang beda, dia bosenan, susah disuruh duduk diam lama,
    suka aktivitas yang banyak gerak.
    kalo alanna mungkin bisa tuh diperlakukan gitu. kasih kertas, crayon, duduk lama anteng aja.

    ReplyDelete
  3. @defri langsung kesana aja, debi ngga punya nomernya maaf yaa, jadi infonya kurang lengkap

    @iad waktu itu qania langsung ama ibu gurunya, ada 2 ibu guru disitu ibu yossie ama ibu apa lupa, kalo yang nemani itu biasanya kakak2nya asisten bu gurunya, kakaknya nungguin di depan qania, mungkin dapat kakak yang ng asik yaa, iya anak beda beda, qania juga termasuk anak bosenan cendrung ngga sabaran, karna itu Debi masukin biar melatih kesabarannya. Alhamdullilah bisa dia fokus dan konsen. Tapi kalau anaknya ngga fun jangan dipaksaiin kasian nanti Qisthi.

    ReplyDelete
  4. iya, yg nemanin qisthi ya si kakak asisten itu yang ada fotonya di depan Qania tuh.
    padahal iad lihat Qania, Nara, dll bisa fun huhuhuhuhu...........

    ReplyDelete

feel free to comment :)