Jan 17, 2010

Kado oh kado

Kemaren test pack negatif tapi masih belum datang bulan juga jadi gimana donk. Sutralah yang penting santai aja..mending liatin kado-kado aja yang terbaru,...

Berbagai cerita tentang kado. Sapa sih yang ngga suka di kasih kado?
Kita baru saja mendapatkan sebuah oven Hock dan mixer Miyako minggu lalu dari teman-teman pengajian. Repot juga menentengnya dari Al-Azhar ke Ciganjur, tapi Alhamdullilah kadonya sangat berguna. Dari dulu pengen makan macaroni schotel sepuasnya ngga pake acara bali hihihih. Mari kita browsing resep yang paling enak dan murah meriah.

Sebelumnya saya mendapatkan sebuah kulkas Toshiba dan Mesin Cuci LG dari teman-teman kantor. Pamer.com hihihih...Selamat tinggal mencuciiiiiiiiiiii pake tangan dan belanja sayur tiap hari hahaha..
Yang paling enak dari mesin cuci musim hujan ini, baju tetap kering dan aman. Banyak kado-kado kami di Padang yang kami tidak bisa membawanya, selain kita juga belum tinggal permanen, barang-barang kita juga udah over bagasi. Dulu ketika saya sibuk mencari kado buat teman yang menikah, saya selalu menanyakan mereka butuhnya apa..dan saya sebel jika mereka bilang apa aja...atau jawabnya ngga tau. Ternyata itu terjadi pada saya, sebenarnya bukan mereka tidak tau cuma malu aja bilangnya hahahah!!! ada kado-kado yang tidak terpikirkan, misalnya kain viltage, gorden, sarung, tempat piring, frame photo, taplak meja, hair dryer...ini barang2 yang menurut saya pribadi penting. Nah supaya kado kado tidak double (sayang kan tidak termanfaatkan dengan baik) kalo malu bilang yang diinginkan bisa meniru gaya ala saya ketika ditanya saya langsung bilang, "saya sudah punya blender, kompor gas, kipas angin dan banyak seprai plus bed cover yang lain belum ada hihihih...".

Teman saya bernama Dina, pusink memikirkan kado buat saya, kado buat uda sebuah lingerie seksi hahahaha..katanya untuk nambah ibadah. Untuk saya, Dina agak pusink secara semuanya udah ada. Akhirnya Dina memperhatikan dengan baik, ketika kami makan bersama, saya bolak balik mengambil tambahan nasi dan air minum uda. Yaaaappp you got what i needed, sebuah jug air dan mangkok nasi dan 2 pencuci tangan. Jadilah lebih ada table mannernya (biar belum ada mejanya hahahah).

Teman saya sabeth ternyata memperhatikan dapur saya, saya punya 1 kuali penggorengan dan panci air. Jadi kalau abis masak ganti menu bikin sayur berikutnya saya harus cuci dulu penggorengannya dan ta daaaaaaaaaa....saya dapat teflon Maxim baru. Cerita tentang kado, ada yang lucu antara saya dan sabeth. Dia ulang tahun d bulan september dan saya november. Kami saling menagih kado,"mana kado mu bong"...oh iyaa,,,dan saya bilang "maappp blm dibeli ngga tau mo beli apa.."..sama bong aq juga ng tau buat kau,,,, ya udah kita off set aja kadonya hihih.... Jadilah kado kita seri jadi ngga perlu kasih kado hihih...

Oh yha hari ini saya dan Yesti ke cikini kami baru saja membelikan kado pernikahan Fajar dan Hendra yang menikah tahun lalu!!! alasanya klasik, duitnya baru saja terkumpul dan kita baru sempat membelikannya. Istri-istri mereka pun sedang hamil. Tapi ini masih mendingan dibandingkan Anton si Ngana, anaknya udah lahir, yach kami belum juga membelikan kado. Akhirnya membelikan sebuah cincin dengan inisial kanji buat anaknya. Alhamdullilah buat istri Fajar dan Hendra kita bisa saweran sebuah gelang tangan. Yah kalau ngga dipake tapi kalau sewaktu-waktu bisa dijual jika dibutuhkan. Nama toko masnya Jaya Abadi, di Gedung Permata Cikini. Pelayanan nya bagus, cecenya menyarankan kalau ngga terlalu suka bisa dilihat-lihat dulu di tempat lain. Akhirnya kita dapet yang kita mau disitu juga, gelangnya dibawa ke tukang cuci perhiasan, terus dibungkus dengan kertas kado. Dan baiknya dia tidak keberatan membungkuskan belanjaan kami dari toko sebelumnya. Really good rite.


Banyak kado-kado indah yang saya dapatkan dan Alhamdullilah saya masih menyimpannya dengan baik. Jadi ingat sebuah kado gelas dengan tulisan pensil di seluruh permukaan gelasnya, yaaa one of the best kado, dari my best friend sonny. Saya masih menyimpan di meja belajar saya di Padang. Yang paling mengesankan tentunya cara dia memberikan kado itu. Jadi sekitar jam 4 sore hari hujan lebat ingatnya saya bolos ke kampus hehe...dan tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumah si tante (waktu itu saya dan adik masih tinggal di tempat tante) dan mengantarkan kado terus tiba-tiba pergi). Well dibalik pertapaannya saya yakin dia punya kado istimewa untuk kami semuanya. Amiin.. Kado memang bukan hal penting tapi senang saja dapat memberikan dan menerima kado (lah maruk.com..

Tetapi tetap kado terindah itu hanya dari Allah...memberikan semua nikmat yang tak terhitung rasanya..........

No comments:

Post a Comment

feel free to comment :)