Jan 20, 2010

Doa untuk ibu Danti

Mohon Maaf

Posted by: kankerpayudara on: Desember 19, 2009

Dear friend,
Saya Mirza Ahmad, Sahabat ibu Danti. Bukan, ini bukan pembajakan blog, tapi saya teman yang selama ini membantu ibu Danti mengelola blog ini dibelakang layar semenjak awal dibuat.

Beberapa hari lalu, ditengah sebuah meeting, saya menerima telefon dari suami ibu Danti, menurut beliau Ibu Danti saat ini sedang berada diruang ICU, beliau tidak memberitahu saya di ruang ICU rumah sakit apa, yang jelas dari penjelasan singkat itu saja saya sudah cukup kaget dan perihatin.

Dari telefon itu, suami ibu Danti meminta permohonan maaf dari teman-teman yang senang berkunjung di blog ini, karena mungkin beliau tidak bisa menjawab pertanyaan teman-teman.

Selanjutnya ibu Danti berpesan, kemungkinan blog ini akan tetap berlanjut, dan akan dilanjutkan oleh seorang teman, dokter yang selama ini merawat beliau.

saya berharap, kita dapat sama-sama mendoakan ibu Danti, agar mendapatkan kesehatan dan kebahagiaan.Amin


Yaa itu cuplikan blog Ibu Danti. http://kankerpayudara.wordpress.com
Saya tidak pernah kenal Ibu Danti.
Saya hanya mengenal beliau melalui tulisan beliau tentang kanker. Yaa beberapa keluarga saya memiliki sejarah dengan kanker. Adik mama saya terkena kanker payudara dan setengah payudara kanannya telah diangkat, kakak mama (Om saya) baru saja meninggal sebulan lalu terkena kanker darah (I miss you so much Om, masih sempat bertahan untuk our wedding), kakak Mama dari lain Ibu (Mak Tuo/Bude) saya meninggal karena kanker otak.
Papa saya sendiri terkena liver tapi mama mengatakan liver yang stadium berat dan sudah bisa dicategorikan kanker hati, walaupun terakhirnya beliau meninggal karena ada kristal di ginjal yang sepertinya tidak terdeteksi.

Jadi saya penasaran untuk membaca dan mulai membaca tulisan Bu Danti.
Dari semua artikel tentang kanker, yang paling gampang dan mudah dimengerti adalah blog bu Danti. Bu Danti terkena kanker payudara, kanker itu telah berkembang ke tulang, otak, dan paru-paru beliau. Di tengah kesakitannya dia berusaha untuk membuat informasi yang dimilikinya bermanfaat bagi semua orang. Luar biasa kekuatannya. Apalagi membaca tentang tulisannya bagaimana suaminya sendiri yang mencukur rambutnya untuk kemoterapy. Ketegaran yang luar biasa. Subhanallah

Saya mengirim doa untuk Bu Danti semoga keluarga cepat sembuh
Agar tetap istiqamah dan yakin bahwa Allah tahu yang terbaik...Dan semua tulisannya menjadi amal jariah buat beliau ..

Temans..jika ada benjolan di payudara, langsung segera diperiksakan karena lebih cepat lebih baik. Berikut referensi tempat-tempat untuk konsultasi di Jakarta (saya merefer ke Blog Bu Danti)

1. RS. Kramat 128, Jl. Kramat Raya No.128 – Jakarta 10430 telp.
(021)3918287, 3918288

2. Jakarta Breast centre ( JBC ), Jl. Salemba I no 11- Jakarta 10440
telp.(021)39899165, 70009192

Team dokter saya adalah :
- Dr. Evert DC. Poetiray Sp. B, Sp.B.Onk ( ahli bedah tumor )
- Prof. Dr. Zubairi Djoerban Sp.PD.KHOM ( ahli hematologi, kalau pasien kanker beliau adalah ahli chemotherapy )
- Prof. Soehartati G. Sp. Rad (K) Onk, Rad ( ahli Radiotherapy )

Pertama kali kalau mau berobat disini, biasanya harus bertemu Dr. Evert dulu. Karena dialah yang biasanya mengumpulkan data medis pasien, yang kemudian dibawa ke rapat team dokter. Beliau adalah dokter bedah khusus kanker. Yang perlu dipertimbangkan dalam mencari dokter bedah kanker cari yang paling teliti dalam membersihkan area yang disebut clear margin. Konsultasi dengan Dr. Evert bisa di dua tempat itu.

Kalau mau konsultasi ke Prof. Zubairi sebaiknya ke JBC saja. Karena kalau di Kramat terlalu banyak pasien. Karena disana pasiennya campur antara pasien LUPUS, AIDS, dll. Jadi banyak sekali, bisa sampai malam. Kalau di JBC, khusus kanker saja.

Makasih sekali lagi buat Ibu Danti...infonya sangat bermanfaat.

3 comments:

  1. wah deb, harus rajin2 sadari, seminggu sebelum dan seminggu setelah haid. soalnya riwayat di keluarga debi cukup banyak nih..

    bukan nakut-nakutin deb, mudah2an jauh dari kita, tapi ini pengalaman pribadi ci. keluarga ci juga punya riwayat penyakit ini.

    tapi yg agak menjadi kendala dalam pengobatan penyakit ini, jarang ada dokter spesial kanker payudara yg cewek. sampai sekarang ci masih nyari-nyari dokter spesial ini yg cewek di PKU

    klo ada referensi kasih tau ya..

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. @desi:
    Cie..dokter debi terpaksa cowok, karena yang paling bagus di Jakarta (kebetulan tante Debi yang dioperasi oleh beliau) dr. evert, ..tapi ya gimana lagi. Kita harus nyari dokter spesialis bedah onkologi.

    Kalau di Padang ada dokter Ucok si Sari kemaren ada benjolan dioperasi oleh beliau. Beliau di rumah sakit Islam apa yha Debi lupa dan BMC

    Daripada kita terlambat karena nyari dokter cewek, tengsin2 dikit hihih. Lagian mereka juga udah jadi profesinya. Insya Allah ndak ada niat lain2.

    ReplyDelete

feel free to comment :)