Oct 19, 2008

Andai kau tahu


tertutup sudah pintu, pintu hatiku

yang pernah dibuka waktu, hanya untukmu

kini kau pergi dari hidupku

ku harus relakanmu walau aku tak mau


berjuta warna pelangi di dalam hati

sejenak luluh bergeming menjauh pergi

tak ada lagi cahaya suci

semua nada beranjak, aku terdiam sepi


** dengarlah matahariku suara tangisanku

ku bersedih karna panah cinta menusuk jantungku

ucapkan matahariku puisi tentang hidupku

tentangku yang tak mampu melakukan waktu


dengarkanlah kau matahariku


dengarlah matahariku suara tangisanku

ku bersedih karna panah cinta menusuk jantungku


3 comments:

  1. debi lagi patah hati ya?
    atau lagi latihan nyanyi tuk someone special
    jangan sedih donk, deb….

    ReplyDelete
  2. emang dasar kamu pintar bersandiwara... ga nyangka kamu sebegitu sedihnya... kamu pintar menutupi dengan ocehanmu yang tiada henti... apa aku yg kurang sensitif memahamimu? jalan masih panjang... yang terjadi tak perlu disesali... insya Allah yang terbaik akan segera datang.

    ReplyDelete

feel free to comment :)